Juventus Masih Terbukti Kuasai Liga Serie A

Juventus Masih Terbukti Kuasai Liga Serie A

Laga besar di liga Serie A Italia mempertemukan jawara Inter Milan dengan Juventus. Pertandingan keduanya dilaksanakan di markas Inter Milan dini hari tadi di Stadion Giuseppe Meazza. Inter Milan yang berada di puncak klasemen harus mempertahankan posisinya dari Juventus yang tepat berada di posisi kedua dengan selisih poin dua angka.

Di sisi lain Juventus yang bertandang ke markas Inter Milan berusaha untuk mencuri angka untuk kembali menduduki puncak klasemen. Hal ini terbukti dari pasukan I Bianconeri yang langsung saja menyerang titik pertahanan dari Inter Milan ketika pertandingan di mulai. Di menit ke-empat Juventus sudah mampu unggul terlebih dahulu lewat serangan balik yang dilakukan oleh Paulo Dybala. Umpan silang dari pemain Juventus dengan mudah menerobos pertahanan dari Inter Milan.

Umpan dari Federico Bernardeschi berhasil di terima dengan baik oleh Paulo Dybala yang dengan cepat melepaskan tembakan ke arah gawang Inter Milan. Penjaga gawang Samir Handanovic tidak mampu menghalau laju bola sehingga Juventus berhasil unggul dengan cepat di menit ke-empat. Tempo permainan dari Inter Milan kemudian meningkat usai tertinggal 1 angka dari Juventus.

Usaha dari Inter Milan akhirnya berbuah sebuah hadiah pinalti ketika wasit menganulir Matthijs De Ligt melakukan handball di area terlarang. Dengan bantuan VAR maka Inter Milan mendapatkan hadiah pinalti dan berhasil dieksekusi dengan baik oleh Martinez. Skor 1-1 tersebut membuat Antonio Conte dan pasukannya kian percaya diri dalam menghadapi Juventus.

Menjelang berakhirnya babak pertama Juventus hampir saja kembali unggul lewat Cristiano Ronaldo namun gol tersebut masih di anulir oleh wasit sebagai offside karena posisi dari Paulo Dybala yang berada dalam jebakan offside pemain Inter Milan saat memberikan umpan. Dibabak kedua tempo permainan dari kedua tim masih sangat tinggi. Kedua tim masih saling melakukan aksi serang namun para pemain Juventus terlihat lebih unggul dalam menciptakan umpan.

Higuain yang di masukkan oleh sang pelatih tampaknya merupakan pilihan yang tepat karena di menit ke-80 Juventus berhasil unggul kembali lewat aksi dari Higuain. Umpan matang dari Rodrigo Bentacur berujung pada sepakan dari Higuain yang kemudian membobol gawang dari Inter Milan. Skor 2-1 tidak mampu berubah dan Inter Milan harus menyerahkan posisi puncak Klasemen kepada Juventus dalam laga berat di markas mereka tersebut.

AC Milan Memberi Lampu Hijau Ke Ibrahimovic

AC Milan Memberi Lampu Hijau Ke Ibrahimovic

Seputar Bola – Pemilik AC Milan telah memberi lampu hijau untuk transfer Zlatan Ibrahimovic, keputusan final yang kini berada di tangan legenda Swedia.

Ketika Ibrahimovic pindah ke klub MLS LA Galaxy awal tahun ini, ia berpikir bahwa ia akan mengakhiri karirnya di sana. Tetapi penampilannya yang luar biasa telah mencetak 22 gol dalam 27 penampilan – telah membuka pintu ke swansong Eropa.

Dilaporkan dua minggu lalu bahwa Milan mengejar kesepakatan jangka pendek untuk mantan striker mereka, dan langkah itu tampaknya akan semakin dekat setelah pemilik klub, Elliott Management, memberikan transfer segel persetujuan mereka.

Calciomercato melaporkan bahwa pelatih kepala Gennaro Gattuso tertarik untuk langkah yang harus dilalui, dan itu tidak berpikir bahwa gaji £ 4m Ibrahimovic akan menimbulkan masalah dengan Financial Fair Play.

Satu-satunya orang yang persetujuannya belum diterima adalah Ibrahimovic sendiri. Pemain berusia 37 tahun harus memutuskan apakah ia ingin kembali ke Serie A atau melihat karirnya di Amerika Serikat.

Direktur olahraga Milan , Leonardo, tahu bahwa Ibrahimovic akan ingin mengambil keputusan sendiri dan tidak akan menekannya untuk membuat keputusan yang terburu-buru.

Jika Ibrahimovic memutuskan untuk bergabung dengan Milan, negosiasi kemungkinan akan dimulai pada bulan Desember, dengan kesepakatan awal kemungkinan akan menjadi kontrak bergulir enam bulan.

Ibrahimovic menghabiskan tujuh musim di Serie A, dua di antaranya dengan AC Milan antara tahun 2010 dan 2012. Ia mencetak 56 gol dalam 85 penampilan untuk I Rossoneri sebelum bergabung dengan Paris Saint-Germain.