Bursa Transfer: Everton Mengalami Krisis Keuangan

Bursa Transfer: Everton Mengalami Krisis Keuangan

Seputar Bola – Everton mengalami krisis keuangan sehingga tidak dapat merekrut pemain di bursa transfer januari.

The Toffees berada di urutan klasemen ke-10 Liga Premier setelah merespons kekalahan beruntun dari Brighton dan Hove Albion dan menghasilkan kemenangan kandang 2-0 saat melawan Bournemouth.

Saat mendapat laporan bahwa lini depan mereka akan habis dengan Oumar Niasse juga dikatakan akan menjadi status peminjaman ke Cardiff City.

Tetapi mereka tidak dapat menggantikan pemain depan, saat di komfirmasi oleh bos Silva kepada wartawan: “Saat kalian bertanya kepada saya beberapa minggu lalu tentang pencarian pemain baru di bursa transfer ini, saya katakan kepada Anda bahwa kami tidak bisa merekrut seseorang, terkecuali kami harus menjual salah satu pemain.

“Kami mengalami krisis keuangan sehingga tidak dapat merekrut pemain ke pasar, Namun, Saya harus mencari solusi yang berbeda untuk mendatangkan pemain.”

Sebenarnya klub Everton tertarik untuk mendatangkan Michy Batshuayi dari klub Chelsea, sekarang Ia dipinjamkan ke Valencia selama paruh pertama kampanye.

Silva juga menambahkan: “Ini bukan waktunya bagi kita untuk berbicara tentang pemain A, B, dan C jika mereka dapat menarik minat model kita sebagai sebuah tim.

“Sekarang Kami lebih fokus bekerja dengan para pemain saat ini yang kami miliki, mengembangkan mereka dan membiarkan mereka menjadi lebih baik . Ini merupakan tugas kami sekarang.

“Anda bisa ketahui yang terjadi sekarang di bursa transfer, jadi semua bisa lihat kami sebagai klub atau sebagai manager dapat melakukan atau tidak.”

Leicester City vs Everton Skor Akhir 1-2

Leicester City vs Everton Skor Akhir 1-2

Seputar Bola– Hasil Leicester City vs Everton pada laga Liga Inggris di King Power Stadium, sabtu, 06-10-2018. Gol hebat Gylfi Sigurdsson di babak kedua memberi Everton kemenangan 1-2 saat melawan 10 pemain Leicester, setelah Wes Morgan dikeluarkan untuk kedua kalinya dalam tiga pertandingan liga.

Pada babak pertama Richarlison telah menempatkan Everton unggul pada menit ke -7 dengan tendangan voli jarak dekat, yang dibentuk oleh tipuan indah dengan rekannya Bernard yang baru datang dari Shakhtar Donetsk.

Setelah ketinggalan skor Leicester terus mendorong untuk menyamakan kedudukan, dengan upaya yang di lakukan akhir mereka dapat menyamakan skor sebelum babak pertama berakhir. Ricardo Pereira mencetak gol penyeimbang bagi Leicester di menit ke -40, skor 1-1 di babak pertama.

Usai turun minum, Tim tuan rumah kembali melakukan serangan ke pertahanan Everton. akan tetapi bila di lihat dari peluang di depan gawang, justru everton yang lebih unggul dengan catatan tiga tembakan on target.

Bencana datang bagi Leicester di menit ke -63 kapten Wes Morgan di ganjar kartu merah setelah mendapat kartu kuning kedua. saat itu Morgan melakukan pelanggaran terhadap Richarlison.

Melihat Leicester hanya 10 pemain, Everton langsung mengambil kesempatan. mereka melakukan serangan terus di gawang Leicester, setelah 13 menit dilalui everton akhirnya bisa unggul melalui tendangan voli Gylfi Sigurdsson, skor berubah menjadi 1-2.

Leicester kembali berusaha untuk menyamakan kedudukan, akan tetapi hal tersebut tidak bisa di upayakan seperti babak pertama. skor 1-2 tidak berubah hingga Wasit Andre Marriner meniup peluit panjang tanda babak akhir pertandingan.

Hasil kemenangan Everton membuat mereka menduduki peringkat ke 11 di bawah Leicester yang menduduki posisi ke 10.

Marco Silva (bos Everton) memberikan beberapa komentar atas kemenangan Tim-nya. “Ini fantastis untuk Gylfi Sigurdsson Kualitasnya pada saat itu menunjukkan betapa bagusnya dia dan cara dia mengambil bola dan menembak sangat fantastis”.

“Dia telah bekerja untuk bersiap-siap untuk ini, bekerja dalam pelatihan dengan intensitas tinggi. Ini bukan hanya apa yang dia berikan kepada kami dengan bola tetapi juga apa yang dia berikan kepada kami tanpa bola.”

Silva menambahkan: “Kami berhak untuk mengambil tiga poin. Ini adalah citra kami. Ini akan jadi di masa depan semakin banyak, saya tidak memiliki keraguan tentang itu,” katanya. “Tapi kami memiliki banyak hal yang harus dilakukan untuk terus berkembang.”

Sedangkan Bos Leicester, Claude Puel berkomentar atas kekalahan Tim-nya itu dikarenakan di menit ke-63 Morgan keluar sehingga mengubah semua permainan.